Jumat, 18 Juli 2014

Mudik dengan MPASI Homemade

Sebentar lagi mudik? with the baby? yang masih MPASI? mau tetap MPASI homemade? bisa lanjut baca di sini ya ;)


Beberapa tahun yang lalu saya mudik dengan akhtar yang masih berumur 9 bulan. Akhtar masih MPASI. Selama ini, MPASI yang saya berikan selalu homemade, bukan produk instan yang banyak beredar di pasaran :o. Saya sempat bingung bagaimana memberi makan akhtar ketika mudik :f sehingga berpikir akan beralih ke MPASI instan selama dalam perjalanan mudik dan selama di kampung. Yang terjadi adalah hati selalu menolak, idealisme terasa terinjak-injak, perasaan bersalah sudah mulai ada walaupun akhtar belum saya berikan MPASI instan :(.


Alhamdulillah saya segera bertobat dan berpikir cepat mencari solusi. Mungkin karena bingung sangat, saya sampai lupa dengan keberadaan mbah gugel yang pasti punya solusi atas masalah saya ini :). Alhamdulillah saya banyak dapat ilmu dari cerita-cerita orang dengan masalah sama di blog mereka. Bahkan ada yang travelling ke luar negeri, yang memakan waktu lebih lama dalam perjalanan, pun tetap MPASI homemade. Jadi, dengan belajar dari pengalaman mereka, saya pun bertekad tetap memberikan MPASI homemade untuk akhtar selama mudik.


Cooler Box
Credit

Jadi, intinya, semua makanan utama dan makanan selingan (pure buah) akhtar akan saya bekukan dan selama dalam perjalanan di simpan dalam cooler bag atau cooler box. Sesaat sebelum makan, harus saya hangatkan terlebih dahulu. Perjalanan mudik saya dimulai jam 10 malam. Saya hitung kebutuhan makanan utama dan selingannya dengan kondisi jalanan terparah (baca: macet total), saya memerlukan: 3 kali makan utama, 2 kali buah, 3 porsi cadangan buah *akhtar suka nambah dan gampang laper :)*, serta buah siap makan (pisang, pear).


Cooler bag & ice gel
Credit 

Sehari sebelum berangkat, saya sudah buatkan makanan utama: nasi dan lauk-pauknya yang dihaluskan dengan blender. Saya pilih sayur yang tidak mudah basi. Jagung termasuk yang cepat basi, jadi saya coret sementara dari daftar makanan mudik. Setelah siap, saya masukkan dalam wadah kecil sesuai porsi tuk sekali makannya. Jadi, diharapkan tidak bersisa. Tuk buah, saya pilih buah favoritnya: jambu merah dan alpukat campur pear (ini enak banget lho, seger!!!). Buah favorit akan mengurangi resiko akhtar menolak makan. O iya, bunda disarankan tidak mencoba menu baru ya selama dalam perjalanan mudik. kalau anaknya tidak suka dan menolak makan, bagaimana? belum bisa diajak ke warteg kan? :). 


Setelah semua siap dalam wadah masing-masing, saya masukkan freezer tuk dibekukan seharian penuh. Jangan lupa juga ice gel atau ice pack nya sesuai kebutuhan. Saya sarankan menggunakan ice pack dibandingkan ice gel karena lebih tahan lama beku. Jumlah ice pack nya jangan satu atau dua ya... kalau bisa, jumlahya memungkinkan untuk mengelilingi wadah makan di samping kanan, samping kiri, bawah, dan atas.


Ice Gel & Ice Pack
Credit

Untuk menghangatkan makanan yang beku, saya membawa mangkok dan termos berisi air panas. Untuk mempermudah proses penghangatan, makanan sudah saya keluarkan dari cooler bag 2-3 jam sebelum waktu makan. Jadi, ketika di taruh dalam mangkuk berisi air panas, hanya untuk menghangatkan bukan untuk membuat bentuk beku menjadi cair. Selalu cek apakah air panas dalam termos suhunya masih cukup panas. Jika tidak, segera ganti dan isi penuh dengan air panas yang mudah didapatkan di warung-warung pinggir jalan.


Wadah makanan utama, tuk porsi sekali makan
Credit

Saya juga membawa sayur mentah yang tahan lama (wortel dan jagung) karena saat baru tiba, saya pastikan belum bisa langsung ke pasar tuk berbelanja bahan makanan dan stok perjalanan pasti sudah habis. Saya juga bawa blender, pisau, dan talenan kecil.


Botol ASI perah yang saya pakai tuk pure buah
Credit

Alhamdulillah, selama dalam perjalanan, tidak ada kendala yang berarti kecuali saya pernah lupa mengeluarkan makanan dari cooler bag jadi untuk mencairkan dan membuatnya hangat menjadi agak lebih lama. Untung nya saya bawa pear, tinggal kupas, kasih ke akhtar tuk ngenganjel perut sementara ;). Semua pure buahnya habis tapi tidak dengan makanan utamanya, tersisa setengah porsi karena mungkin dia bosan sehingga lebih memilih pisang.


Kesimpulannya yang harus disiapkan adalah:
  1. Cooler bag atau cooler box 2 buah
  2. Ice pack atau ice gel 8-10 buah
  3. Makanan utama yang telah dibekukan sesuai kebutuhan
  4. Buah yang telah dibuat pure sesuai kebutuhan
  5. Mangkuk yang ukurannya cukup untuk wadah makanan beku sampai terendam
  6. Termos berisi air panas
  7. Blender
  8. Pisau
  9. Talenan kecil
  10. Peralatan makan

O iya, sebelum pulang kembali ke rumah, jangan lupa lakukan hal yang sama untuk menyiapkan makanan perjalanan pulang. Bekukan sehari sebelum perjalanan pulang. Jika menginap di hotel, jangan segan-segan tuk "numpang" membuat makanan di dapur hotel (makanya perlu bawa blender sendiri) dan freezer hotel tuk membekukan makanan, pure buah, dan ice pack.


Untuk waktu yang tepat memberikan makan, berpulang ke masing-masing anak. Bunda pasti tau kesiapan anak untuk makan. Hindari memberi makan di saat jalanan tidak dalam kondisi baik seperti menanjak, menurun, berkelok-kelok. Kalau bisa berhenti sebentar untuk memberi makan sambil beristirahat dan menghirup udara segar, itu jauh lebih baik. 


Selamat bersenang-senang, selamat melepas lelah setahun bekerja, selamat bersilahturahmi dengan sanak saudara di kampung halaman, dan selamat tetap memberikan buah hati kita yang terbaik, MPASI homemade. Happy holiday everybody!!! :~ 

7 komentar:

E. Novia mengatakan...

tipsnya oke banget, Mak.

dulu waktu arfan masih dlm mpasi, saya hanya bawa pisang. untuk makanan, biasanya beli di rumah makan, syukur2 dapet nasi yg lembek. hihi

makasih tipsnya, Mak

salam kenal ya ^^

aira abdullah mengatakan...

alhamdulillah mak anakku syafieq udah selesai asi'y,skrg udah 23 bulan jdi lbh mudah siapin makanan buat diperjalanan mudik nanti.btw,wajib dicoba nih mak juice alpukat campur jambu biji plus pear,kaya'y enak segerrr... :)

Indah Sulistyowati mengatakan...

Pisang alternatif paling mudah ya mak novia :) Salam kenal juga ;)


Kalau juice campuran 3 macam itu saya belum pernah Mak Aira... favorit saya cuma campuran alpukat dan pear ;) selamat mudik Mak!!!

Tanti Amelia mengatakan...

Ya Allah, komplit amaaat!!!
Kagum kagum kagum! Jaman aku dulu mana ada yg sekomplit ini (serasa hidup di jaman batu)

Indah Sulistyowati mengatakan...

Wow... ada orang yang hidup di zaman batu masih eksis sampai sekarang :)

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

semangat mudiknya ya, walaupun mudik mpasi homemade harus terus dikasih ya

Indah Sulistyowati mengatakan...

O iya dong mbak Lidya... Mudik tidak menghalangi pemberian terbaik buat buah hati ;)

Posting Komentar

Terimakasih sudah membaca,... please give your comment here ;)