Minggu, 15 Juni 2014

TB dan Beban Ekonomi

Sebulan yang lalu saya mengeluhkan sampah di depan rumah yang tak kunjung segera di ambil bahkan pernah sampai dua hari baru diangkut ke tempat pembuangan akhir :v. Ternyata, masalahnya adalah kekurangan tenaga petugas kebersihan. Petugas kebersihan yang awalnya berjumlah dua orang menjadi hanya seorang karena yang satunya berhalangan karena sakit. Alhamdulillah sepekan yang lalu sudah ada penggantinya tetapi penggantinya membuat saya miris dan tidak tega melihatnya. Penggantinya masih sangat muda. Umur yang semestinya duduk di bangku kuliah semester awal.


Dari suami, saya mendengar kabar bahwa pak S, petugas kebersihan yang sakit tersebut tak bisa bekerja lagi karena sakit TB. Masya Alloh,... dan yang paling membuat saya sedih adalah, anak muda, petugas kebersihan yang baru adalah anak dari bapak S tersebut. Anak tersebut baru lulus dari SMK, terpaksa menggantikan posisi bapak nya sebagai tulang punggung keluarga :(.

credit

Dari pengalaman tersebut, saya melihat TB berkaitan erat dengan beban ekonomi :t. Terlebih bila yang terkena adalah ayah sebagai tulang punggung keluarga. Pak S sudah tidak bisa bekerja lagi karena secara fisik tidak memungkinkan. Penghasilannya tiap bulan pun hilang. Sang anak yang baru lulus SMK belum mendapatkan pekerjaan sehingga menggantikan ayahnya sebagai petugas kebersihan adalah hal paling realistis yang bisa dilakukannya dalam rangka membantu perekonomian keluarga.

Credit

TB adalah penyakit yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini biasanya menyerang paru-paru namun bisa berdampak pada bagian anggota tubuh lainnya. TB adalah penyakit menular. Penularannya terjadi melalui udara ketika penderita batuk, bersin, atau menyebarkan butiran ludah mereka ke udara. Pengobatan TB dilakukan selama minimal 6 bulan dengan syarat penderita minum obat setiap hari tanpa terputus. Terputusnya minum obat bisa menyebabkan TB yang kebal obat atau TB Multi Drug Resistant (TB MDR)  bahkan TB yang sangat kebal obat atau TB Extensively Drug Resistant (TB XDR).

Cara Penularan TB
Credit
Pengobatan yang rutin dapat menyembuhkan TB secara total. Pengobatan penyakit TB memerlukan biaya sebesar 2 juta rupiah, TB MDR memerlukan biaya sekitar 110 juta rupiah, dan TB XDR memerlukan biaya yang lebih besar lagi yaitu 160 juta rupiah. Alhamdulillah, pemerintah sampai saat ini menggratiskan biaya pengobatan TB dengan program TB Nasional yang bantuan dananya bersumber dari dana hibah Global Fund ATM komponen TB.


Credit

Semoga dengan pengobatan gratis dari pemerintah, pak S dapat segera sembuh. At least in the next 6 months. Dengan sembuhnya pak S, beliau bisa bekerja kembali. Anaknya pun bisa meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau bisa mencari pekerjaan yang sesuai dengan keilmuannya. Dan semua akan baik-baik saja :y. Semoga kita semua diberi kekutan dalam berperang melawan TB sehingga kita bisa meniadakan TB dari muka bumi ini. Seperti yang juga diyakini LUIS FIGO:

Credit

Sumber Referensi:
www.tempo.co
wikipedia
Blog TB Indonesia


8 komentar:

Evi mengatakan...

Realitas kehidupan masyarakat bawah, TB membuat mereka kian merana ya mbak. Semoga gerakan memberantas TB ini berhasil. Amin

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

di tempatku seminggu sekali mbak :( ditarik sama truk sampah

Indah Sulistyowati mengatakan...

Iyambak Evi, begitulah keadaannya :( Amin, kita doakan supaya TB bisa segera menghilang dari muka bumi ini

Indah Sulistyowati mengatakan...

Walah... seminggu baru diambil Mak? brarti mak Lidya sabar banget ya... kalau saya dah ngomel setiap saat tuh :)

lies hadie mengatakan...

Duh, sampahnya kalo seminggu udah kek apa yaaa ?

Sukses Lombanya Mak, semoga menang yaaa.. :)

Indah Sulistyowati mengatakan...

Makasih mak lies ;)

HM Zwan mengatakan...

semoga pak S lekas sembuh,butuh perjuagan memang....kalo disini kami yg buang sampah ke pos sampah mbk tp kl di batam ada truk yg ambil,seminggu 2 kali...
salam kenal mbk :)

Indah Sulistyowati mengatakan...

Salam kenal mbak ;)
Kenapa jadi nya banyak yang komentar sampahnya ya? :)

Posting Komentar

Terimakasih sudah membaca,... please give your comment here ;)